Judicial Wellbeing Jadi Fokus Hakim PA Malang dalam Webinar KY RI
Pada siang ini, Kamis 17 September 2026 jajaran Hakim bersama Ketua Pengadilan Agama (PA) Kota Malang, Ibu Dr. Hj. Nurul Maulidah, S.Ag., M.H., mengikuti Webinar Komisi Yudisial Republik Indonesia secara daring dari Ruang Media Center. Agenda strategis ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Komisi Yudisial RI Nomor 4250/PIM/SH/09/2026. Kehadiran para Hakim menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kesejahteraan psikologis aparatur peradilan. Webinar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas dan kualitas pelayanan peradilan agama. Agenda webinar mengusung tema krusial, yakni “Judicial Wellbeing: Pengupayaan Layanan Dukungan Psikososial Berbasis Bukti kepada Hakim dan Kick Off Pengumpulan Data melalui Pengisian Kuesioner.” Tema ini menekankan pentingnya kondisi psikososial Hakim yang tangguh, sehat, dan prima. Sebab, di balik ketajaman memutus perkara, terdapat kebutuhan mendasar akan kesejahteraan mental dan emosional. Dengan dukungan berbasis bukti, diharapkan Hakim dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal. Langkah luar biasa dari Komisi Yudisial RI ini disambut antusias oleh pimpinan dan Hakim PA Kota Malang. Webinar menjadi wadah untuk membuka wawasan baru mengenai pentingnya dukungan psikososial dalam dunia peradilan. Para peserta memperoleh kesempatan untuk memahami konsep layanan berbasis bukti yang relevan dengan tantangan profesi Hakim. Semangat kebersamaan tercermin dari partisipasi aktif seluruh jajaran dalam mengikuti agenda ini. Keikutsertaan PA Kota Malang dalam webinar ini sekaligus memperkuat komitmen peradilan agama Indonesia untuk terus maju. Sebab, kesejahteraan Hakim adalah fondasi bagi tegaknya keadilan yang berintegritas. “Di balik ketukan palu yang berkeadilan, dibutuhkan jiwa Hakim yang kuat dan sejahtera. Karena hanya dengan kondisi psikososial yang prima, keadilan dapat ditegakkan secara utuh,” ujar Ketua PA Kota Malang, Ibu Dr. Hj. Nurul Maulidah, S.Ag., M.H. Maju terus peradilan agama Indonesia, demi pelayanan yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
How AI sees this product
The more complete this product's details, the more confidently AI assistants can understand and recommend it.