Faust I dan II
Apa arti pengetahuan jika jiwa tetap kosong? Apa arti kehidupan panjang jika hati tak pernah benar-benar menemukan makna? Dalam mahakarya agung Johann Wolfgang von Goethe ini, Faust—seorang cendekiawan tua yang telah menguasai ilmu, filsafat, hukum, hingga teologi—akhirnya sampai pada kesimpulan paling mengerikan: bahwa seluruh pengetahuannya tak mampu memberinya kebahagiaan ataupun jawaban atas hidup. Di ambang keputusasaan, ia membuat perjanjian dengan iblis: menukar jiwanya demi kesempatan menikmati dunia tanpa batas. Dari sanalah dimulai perjalanan besar yang dipenuhi hasrat, cinta, dosa, ambisi, kehancuran, dan pencarian makna manusia yang tak pernah selesai. Bersama Mephistopheles, Faust menjelajahi sisi paling gelap sekaligus paling agung dari keberadaan manusia—tentang godaan kekuasaan, kerakusan jiwa, dan kerinduan abadi untuk melampaui batas dirinya sendiri. Faust bukan sekadar novel atau drama klasik. Ia adalah pergulatan dahsyat antara manusia, pengetahuan, dan Tuhan. Sebuah karya monumental yang mempertanyakan apa yang sebenarnya dicari manusia dalam hidupnya: kesenangan, kebenaran, atau keselamatan. Tajam, puitis, dan mengguncang, Faust telah menjadi salah satu karya sastra terbesar sepanjang masa—sebuah cermin gelap yang membuat pembacanya menatap ambisi, dosa, dan kehampaan dalam dirinya sendiri. Penerbit Narasi (Imprint Media Pressindo) 15 x 23 cm, viii + 432 hlm
Variants (1)
- Default Title — 125000.00 IDR — Out of stock
AI Readiness
Good foundation, but some important product data is still missing.