Huruf Demi Huruf
Huruf demi Huruf tidak hanya membeberkan isu-isu penting, tetapi juga mengajak kita menggugat asumsi-asumsi sendiri: tentang pemilu sebagai “pesta”, tentang siapa kelas menengah, tentang perkosaan Mei 1998 bukan saja sebagai persoalan ras melainkan bahasa kekuasaan, tentang sejauh mana struktur sosial Indonesia merdeka berbeda dari Hindia Belanda, dan sejumlah isu penting lainnya.
Specifications
- Author(s)
- Ariel Heryanto
- Preface
- Andina Dwifatma
- Format
- Paperback
AI Readiness
Good foundation, but some important product data is still missing.
78%