SITIWINANGUN: MENJAGA WARISAN GERABAH DI TENGAH ARUS ZAMAN
Buku “Sitiwinangun: Menjaga Warisan Gerabah di Tengah Arus Zaman” mengangkat kisah sebuah desa yang telah lama dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah dengan nilai sejarah, budaya, dan ekonomi yang tinggi. Pembahasan diawali dengan sejarah Desa Sitiwinangun, asal-usul nama desa, kondisi geografis, serta perkembangan kehidupan sosial masyarakat yang membentuk identitas budaya hingga menjadi salah satu kawasan yang memiliki kekhasan dalam tradisi pembuatan gerabah. Selanjutnya, buku ini menguraikan proses perkembangan kerajinan gerabah sebagai warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Berbagai teknik pembuatan, nilai filosofis, peran keluarga dalam menjaga tradisi, hingga tantangan yang muncul akibat perubahan zaman disajikan secara komprehensif. Selain itu, dijelaskan pula bagaimana masyarakat melakukan inovasi, memanfaatkan teknologi, serta mengembangkan potensi wisata budaya untuk meningkatkan nilai ekonomi tanpa menghilangkan karakter khas gerabah Sitiwinangun. Pada bagian akhir, buku ini membahas peluang pemberdayaan masyarakat melalui penguatan identitas budaya, pengembangan ekonomi kreatif, kolaborasi berbagai pihak, serta upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya bagi generasi mendatang. Dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini menjadi bacaan yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, pemerhati budaya, pelaku usaha kreatif, pemerintah, maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dalam tentang nilai budaya, sejarah, dan semangat pelestarian gerabah Sitiwinangun sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia. Detail Buku ISBN Penulis Dr. Kartono, S.E., M.H. Ingrid Multi Rezeki, S.T., M.T. Kusnendi, S.Ak. Editor Eka Yeyen Nuraini Penyunting Oktari Ana Risapni Desain Sampul & Tata Letak Ringgalang Alfath Saksaky Penerbit CV Ocean Press Indonesia Kategori Antropologi Tahun Terbit 2026
AI Readiness
Good foundation, but some important product data is still missing.