SKY IS NEVER EARNED ALONE
TENTANG KARYA : Judul Karya: Sky Is Never Aarned Alone (2025) Ukuran Karya: 120 x 100 cm Material: Acrylic on Canvas Deskripsi: Karya ini menangkap keceriaan masa kecil yang sederhana namun bermakna, dengan dua anak yang berlari riang di jalan sempit penuh cahaya dan layangan warna-warni yang menari di langit biru. Di balik kegembiraan itu tersimpan filosofi tentang layangan yang meski terbang tinggi tidak pernah sombong karena selalu terikat oleh benang yang menjaga agar tetap seimbang dan terarah. Seperti layangan, kebahagiaan dan pencapaian manusia selalu terhubung dengan kasih, dukungan, dan ikatan yang membuat kita terus melangkah tanpa kehilangan arah. Sebagai representasi Pop art Indonesia yang memukau, lukisan ini merupakan karya dari Emerging artist berbakat yang dikurasi oleh 2madison, sebuah Art Gallery Indonesia terkemuka yang fokus pada Contemporary art Indonesia. Description: This artwork captures the simple yet meaningful joy of childhood, showing two children running happily down a narrow, light-filled street, accompanied by colorful kites dancing in the blue sky. Behind this happiness lies a philosophy about kites: although they fly high, they are never proud because they are always held by strings that keep them balanced and guided. Like kites, human happiness and achievements are always connected to love, support, and bonds that help us keep moving forward without losing our way. This piece is a vibrant example of Pop art Indonesia by a promising Emerging artist, exclusively featured at 2madison, a premier Art Gallery Indonesia for Contemporary art Indonesia. TENTANG SENIMAN : Faisal Darmawan adalah seorang seniman yang lahir di Selayar, Sulawesi Selatan, dan kini berdomisili di Yogyakarta. Dalam praktik seninya, Faisal memilih kardus sebagai elemen visual utama dalam karya-karyanya. Bagi Faisal, kardus bukan sekadar benda yang rapuh dan sementara, melainkan simbol kehidupan manusia: mudah rusak, kerap diabaikan, namun tetap memiliki kemampuan untuk melindungi sesuatu yang berharga. Melalui karyanya, ia mengeksplorasi relasi antara kerapuhan dan ketahanan, menghadirkan kritik terhadap kondisi sosial yang rapuh, sekaligus menyuarakan harapan bahwa justru dari kerapuhan itulah muncul kekuatan untuk bertahan. Exhibition: 2025 ARTSURA 2025, Surakarta Group Exhibition “ Meta Raya”. Bale Black Box, Yogyakarta Group Exhibition “Fantasy Over Modern Art (FOMA)”. AKA Automotif Arts, Taiwan Group Exhibition “ SENGGANG”. Telitu Art Space, Magelang Group Exhibition “Anatomy of Violence”. Asmara Art and Coffe Shop, Yogyakarta 2024 Solo Exhibition “Menyekarang”. Achieve Art Space, Yogyakarta Art Jakarta x 2 Madison Gallery, Jakarta Group Exhibition “Rupa-Rupa”. Vinautism Gallery, Surabaya Group Exhibition “Wanuakku”. Sangkasa Gallery, Yogyakarta Group Exhibition “Chambers of Dreamers”, 2 Madison Gallery, Jakarta Group Exhibition “IMPRESSION”, 2 Madison Gallery, Jakarta Group Exhibition “Bongkar Muatan”, Achieve Art Space, Yogyakarta Group Exhibition “Something Fresh”, Toko Kopi Oetama, Yogyakarta 2023 Trio Exhibition “Menjalin Ingatan” Indie Art House, Yogyakarta Group Exhibitions “Gelar Catur” Aveta Hotel Malioboro, Yogyakarta Solo Exhibition “Anak-Anak Pesisir Selayar” Pameran Tugas Akhir, G. Kagoenan, ISI Surakarta “Mase-mase: Ekspresi Laku Rannu” JNM Bloc D.I Yogyakarta Ilustrasi Exhibitions “The Winner Annoucement” Universitas Brawijaya Artikel Seniman : Dari Simbol Kardus ke Kanvas Imajinasi: Karya Faisal Darmawan di Art Jakarta 2025
Variants (1)
- Default Title — 14500000.00 IDR — In stock
AI Readiness
Good foundation, but some important product data is still missing.