DARI MASJID KE METAVERSE Ekoteologi sebagai Paradigma Baru Dakwah Sosial di Era Digital

DARI MASJID KE METAVERSE Ekoteologi sebagai Paradigma Baru Dakwah Sosial di Era Digital

0.00 USD In stock Buy at Merchant

Kita hidup di sebuah era yang belum pernah ada presedennya dalam sejarah umat manusia. Teknologi digital telah merobohkan dinding-dinding geografis yang selama berabad-abad menjadi batas alamiah komunikasi antarmanusia. Media sosial, kecerdasan buatan, dan kini metaverse menawarkan dimensi eksistensi baru yang mengaburkan batas antara dunia nyata dan dunia virtual. Di saat yang bersamaan, bumi yang kita pijak tengah menjerit: hutan-hutan tropis menyusut dengan laju yang mengkhawatirkan, suhu lautan terus meningkat, dan bencana iklim bukan lagi sekadar skenario ilmiah, melainkan kenyataan pahit yang dirasakan jutaan manusia di berbagai penjuru dunia. Ironisnya, dua realitas besar ini yakni kemajuan digital dan kemunduran ekologis, kerap berjalan sendiri-sendiri dalam diskursus keislaman, seolah keduanya tidak saling berkaitan. Buku ini hadir untuk menjembatani jurang tersebut. Ekoteologi merupakan sebuah pendekatan teologis yang memandang kelestarian alam sebagai bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab keimanan, ditawarkan sebagai paradigma baru bagi dakwah sosial Islam di era digital. Dalam perspektif ekoteologi, konsep khalīfah fi al-ardh bukan sekadar gelar kehormatan yang diberikan Allah kepada manusia, melainkan sebuah mandat aktif untuk menjaga, merawat, dan memulihkan keseimbangan alam. Ketika bumi rusak, bukan hanya lingkungan yang terancam, tetapi kemanusiaan itu sendiri sedang mengkhianati amanat Tuhan. Dakwah yang tidak menyentuh isu lingkungan adalah dakwah yang belum utuh.

AI Readiness

Good foundation, but some important product data is still missing.

66%